Desa Serang
Kecamatan Salawu, Kabupaten Tasikmalaya
REMBUK STUNTING DESA SERANG TAHUN 2025 : Angka Stunting Turun Signifikan, Bukti Kolaborasi Kuat Seluruh Pihak

Desa Serang,– Perjuangan serius Desa Serang, Kecamatan Salawu, Kabupaten Tasikmalaya, dalam mengatasi kasus stunting membuahkan hasil yang menggembirakan. Dalam kegiatan Rembuk Stunting yang dilaksanakan baru-baru ini, dilaporkan terjadi penurunan angka kasus yang sangat signifikan, dari yang semula 23 anak kini berhasil ditekan menjadi 13 anak.
Pencapaian luar biasa ini tak lepas dari sinergi kuat antara Pemerintah Desa, Puskesmas, dan peran vital para kader di lapangan. Rembuk Stunting ini menjadi momen untuk mengkonvergensi pencegahan stunting dan merencanakan langkah desa di tahun mendatang.
Apresiasi dari Kepala Puskesmas Salawu
Turut hadir dan memberikan sambutan pada acara tersebut adalah Kepala PUSKESMAS SALAWU, Bapak Wilianto, A.Md.SKM, M.A.P. Beliau menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat yang tulus atas keberhasilan Desa Serang.
"Saya mengucapkan selamat yang setinggi-tingginya kepada Pemerintah Desa Serang dan seluruh Kader-Kader Posyandu yang telah berjuang tanpa lelah. Penurunan dari 23 menjadi 13 kasus ini adalah bukti nyata dari kerja keras, dedikasi, dan kepedulian Anda semua dalam menangani kasus stunting yang ada di Desa Serang. Ini adalah prestasi kolektif yang patut kita banggakan," ujar Bapak Wilianto.
Beliau juga menekankan pentingnya mempertahankan momentum ini dan terus meningkatkan program intervensi spesifik maupun sensitif di tingkat desa.
Komitmen Kepala Desa Serang untuk Lanjutkan Perjuangan
Menutup acara, Kepala Desa Serang, Bapak Asep Dudung, SH, menyampaikan rasa terima kasihnya kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi. Beliau menegaskan bahwa keberhasilan ini adalah hasil gotong royong dan bukti bahwa masalah kesehatan publik bisa diatasi dengan kerjasama yang solid.
"Atas nama Pemerintah Desa Serang, saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas perjuangan semua stakeholder, mulai dari Puskesmas, para Kader Posyandu, Bidan Desa, hingga masyarakat. Angka 13 adalah tantangan baru bagi kita, dan kita berkomitmen untuk terus berjuang agar Desa Serang bebas dari stunting. Kesehatan anak-anak adalah masa depan kita," tutup Bapak Asep Dudung, SH.
Dengan semangat yang membara, Desa Serang siap melanjutkan program pencegahan stunting dan memastikan setiap anak mendapatkan asupan gizi serta pelayanan kesehatan terbaik.
[@Ucupinfo]


